Virus Corona telah mengakibatkan beberapa dalam aspek kehidupan kita berganti, Baik menjadi lebih baik atau bisa jadi kurang baik bagi kita. Dampaknya dalam kehidupan pesantren pun sangat signifikan dalam bidang fisik maupun non fisik. Kegiatan belajar mengajar yang semula dilakukan dengan tatap muka harus diubah dengan belajar dalam jaringan. Tetapi itu bukanlah penghalang bagi santri untuk terus menuntut ilmu. Maka dari itu kita harus selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan protocol kesehatan secara benar. Karena santri telah belajar bahwasannya “ Akal yang sehat terdapat pada Badan yang sehat”

 Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang ditetapkan pemerintah dalam rangka mengatasi persoalan pandemi Covid-19 turut berpengaruh terhadap proses pembelajaran. Guru memiliki peranan penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran yang dilakukan dari rumah (belajar dari rumah).

Pembelajaran jarak jauh, di mana guru memberikan tugas secara online Selain itu, perubahan metode pembelajaran tersebut menuntut peningkatan kualitas dan kompetensi pendidik agar penyampaian materi berjalan optimal.

Pendidikan di lingkungan pondok pesantren sebagai salah satu ujung tombak bagi terlaksananya sistem pendidikan agama Islam yang baik dan benar serta pencipta SDM dengan motivasi, jiwa kepemimpinan, akhlak serta intelektual yang tinggi. Sudah terbukti bahwa Pondok pesantren mampu melahirkan tokoh-tokoh Islam yang sukses.

Kewirausahaan, secara kebahasaan, adalah sebuah keberanian diri atau kelompok untuk menghadapi resiko, independensi diri, kemampuan untuk menciptakan sesuatu hal yang baru. Di pondok pesantren  Proses pendidikan kewirausahaan dilakukan secara natural dalam kehidupan sehari-hari. Santri adalah thoolib atau pencari dan setiap pencari membutuhkan bekal dalam perjalannya. Apabila bekal tersebut tidak dimiliki maka pencari ilmu ini akan belajar sambil bekerja. Dari sinilah proses pendidikan kewirausahaan dimulai. Santri berada pada situasi sulit, di satu sisi mereka ingin mendalami pengetahuan agama yang layak.

Santri Pondok pesantren modern Babussalam diajarkan adab sopan santun kepada orang tua, jadi kita di sekolahkan di pondok oleh orang tua kita adalah agar kita memiliki sopan santun kepada orang tua orang lain yang lebih tua dari kita. Kehidupan di pondok pesantren babussalam diliputi suasana persaudaraan akrab,sehingga segala kesenangan di rasakan bersama dengan jalin perasaan keagamaan. Bukan saja selama di dalam pondok pesantren itu sendiri,tetapi juga mempengaruhi kearah persatuan ummat dalam masyarakat sepulang nya dari pondok itu.

Selain belajar, Muhadhoroh  (pidato) dan juga mengaji, kegiatan lainnya di dalam pondok pesantren adalah berolahraga karena olahraga itu sangat penting bagi tubuh kita agar tubuh kita sehat dan tidak gampang sakit dan juga meningkatkan imun kita, dan ada pula manfaatnya yaitu meningkatkan daya fikir, dan meningkatkan nafsu makan kita.

Tim Redaksi :

Ferdynand (6 KMI), Raditya(4 KMI), Nicko(3 KMI),

Krisna(3 KMI),Rafi(1KMI), Ridho(2KMI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *